Anak Yang Shalih

07 April 2018 - Kategori Blog

Anak merupakan harta paling berharga di dunia bahkan bisa membawa kebaikan dan menolong kita sampai ke akhirat. Tiga amal kebaikan yang tidak terputus sampai kita mati adalah amal jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih. Di sini jelas anak bisa membawa kebaikan dan bisa menolong kita sampai ke akhirat, tentunya harus anak yang shalih yang senantiasa selalu mendo’akan kebaikan kepada kedua orangtuanya.

Secara logis dapat kita pahami bahwa anak yang shalih tidak bisa begitu saja terjadi. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi karakter dan akhlak mereka termasuk faktor internal dalam keluarga dan faktor external di luar keluarga.

Begitu pentingnya hal tersebut, sudah sepatutnya orangtua bisa membimbing dan mengarahkan anaknya dengan cara-cara yang baik yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Mulai dari pemberian nafkah yang halal, pendidikan yang benar, sampai pada cara berpakaian.

Nafkah yang halal sangat penting karena jika saja sang anak diberi nafkah dari hasil usaha yang bertentangan dengan agama maka di dalam tubuhnya akan mengalir darah olahan dari makanan yang tidak halal akibatnya bisa berpengaruh negatif terhadap sifat dan perilaku mereka. Demikian juga dengan pendidikan, cobalah untuk menyekolahkan mereka ke tempat yang benar seperti sekolah-sekolah yang memilki lingkungan pergaulan baik. Tidak sedikit sekolah-sekolah ternama yang notabene merupakan sekolah unggulan yang mahal, ternyata lingkungannya kurang baik.

Yang ketiga adalah melatih anak untuk berpakaian baik, sopan, dan menutup aurat. Meski terlihat sederhana namun hal inipun bisa berdampak buruk jika kita sebagai orangtua melatih anaknya berpaiakan seronok sejak kecil karena lama-kelamaan mereka akan terbiasa dengan pakaian tersebut dan jika saatnya tiba mereka akan merasa berat untuk menutup aurat.

Untuk mengimplementasikan ketiga hal tadi, tidak harus dengan biaya mahal. Tidak harus memberikan makanan yang mahal, tidak harus menyekolahkan ke sekolah-seklah yang biayanya selangit, dan tidak harus memberikan pakaian yang harganya fantastis. Semua bisa dilakukan secara bersahaja karena banyak makanan bergizi yang harganya murah, banyak sekolah bagus yang biayanya tidak mahal, dan banyak pakaian baik yang harganya murah.

Intinya, sebagai orangtua harus mampu mendidik anaknya ke jalan yang diridhai Allah SWT. Jangan sampai suatu saat kita mempunyai anak yang kaya tetapi tidak berakhlakul karimah. Jangan sampai kita mempunyai keturunan yang pintar tetapi tidak bisa bersyukur. Jangan sampai kita mempunyai penerus yang sukses tetapi tidak bisa ‘diandalkan’ saat kita di alam kubur. Naudzubillahi min dzalik.

,

Comments are closed.

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter